Chairunnisah J. Lamangantjo
Program Studi Biologi, Jurusan Biologi, FMIPA Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS STRUKTUR KOMUNITAS BURUNG DI KAWASAN HUTAN PENYANGGA DESA BONTULA, TAHURA BJ HABIBIE, GORONTALO Lisnawati Botutihe; Mustamin Ibrahim; Chairunnisah J. Lamangantjo; Ilyas H. Husain
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 8, No 1 (2026): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v8i1.39658

Abstract

Kawasan hutan penyangga merupakan zona transisi yang berperan penting dalam mempertahankan komunitas avifauna, informasi dasar mengenai struktur komunitas burung di Desa Bontula masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menginventarisasi spesies burung dan mendeskripsikan struktur komunitas pada dua unit pengamatan di kawasan hutan penyangga Desa Bontula, Tahura B. J. Habibie, Gorontalo. Survei dilakukan menggunakan metode Point Count pada empat titik pengamatan dengan radius 50 m dan durasi 10–15 menit per titik pada pukul 06.00–09.00 WITA. Satu titik ditempatkan pada hutan sekunder riparian dan tiga titik pada area perkebunan/termodifikasi. Struktur komunitas dianalisis secara deskriptif menggunakan Indeks Keanekaragaman Shannon–Wiener (H’), Indeks Kekayaan Jenis Margalef (R), dan Indeks Kemerataan Pielou (E). Pada area perkebunan terdeteksi 7 spesies dengan 19 individu (H’ = 1,74; R = 2,04; E = 0,89), sedangkan pada hutan sekunder riparian terdeteksi 6 spesies dengan 17 individu (H’ = 1,53; R = 1,77; E = 0,86). Scissirostrum dubium dan Bubulcus ibis memiliki kelimpahan relatif tertinggi pada area perkebunan/termodifikasi, sedangkan Todiramphus chloris dan Hirundo javanica paling banyak terdeteksi pada hutan sekunder riparian. Survei juga mencatat empat spesies endemik Sulawesi, yaitu Scissirostrum dubium, Aramidopsis plateni, Rhamphococcyx calyorhynchus, dan Ducula radiata. Hasil penelitian ini memberikan data dasar mengenai komunitas burung yang dapat mendukung pemantauan avifauna dan pengelolaan habitat di kawasan penyangga Tahura BJ Habibie.