Rallyanta Tarigan
Jurusan Manajemen Agribisnis, Politeknik Negeri Jember, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Daur Ulang Botol Plastik sebagai Media Tanam dalam Meningkatkan Literasi Lingkungan Anak Usia Dini di TK Islam Syahida, Jember, Jawa Timur Canggih Nailil Maghfiroh; Rini Hardiyani; Helda Jaya Puspita; Rallyanta Tarigan; Amalia Malik
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): JIPPM - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1210

Abstract

Pendidikan lingkungan pada anak usia dini tidak hanya berorientasi pada pemahaman konsep, tetapi juga pada pembentukan perilaku peduli lingkungan melalui pengalaman belajar yang kontekstual. Pemanfaatan sampah plastik melalui kegiatan daur ulang dapat menjadi sarana pembelajaran lingkungan yang efektif apabila diperkenalkan sejak usia dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan anak usia dini melalui pembelajaran berbasis daur ulang botol plastik sebagai media tanam di TK Islam Syahida, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang meliputi sosialisasi pengenalan jenis sampah, praktik pemanfaatan botol plastik bekas sebagai media tanam, serta pendampingan kegiatan menanam dan merawat tanaman. Kegiatan melibatkan anak usia dini dengan pendampingan guru selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi lingkungan anak yang ditunjukkan melalui kemampuan membedakan sampah organik dan anorganik, memahami konsep dasar daur ulang, serta keterampilan memanfaatkan botol plastik bekas sebagai media tanam. Selain itu, anak menunjukkan peningkatan kreativitas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan melalui keterlibatan aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Dari total jumlah peserta sebanyak 65 murid terdapat 85% peserta mampu membedakan antara sampah organic dan sampah anorgani setelah melakukan kegiatan. Antusiasme peserta selama pembelajaran berbasis praktik juga mencerminkan meningkatnya kesadaran lingkungan sejak usia dini. Bagi guru dan sekolah, kegiatan ini memberikan alternatif media pembelajaran berbasis daur ulang yang dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung pendidikan lingkungan di kelas.