Redo Mandra Prakosa
Usaha Perjalanan Wisata, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Koperasi Merah Putih melalui Penguatan Tata Kelola dan Kapasitas Wirausaha Pengurus di Balet Baru, Sukowono, Jember, Jawa Timur Margaretta Andini Nugroho; Edy Wahyudi; Fajri Maulana; Redo Mandra Prakosa; Laili Rahma Halimah; Ilmiatus Sholikhah; Senato Erasandi; Nadiya Lifa Ningrum; Nurdiana Agustina
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): JIPPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1444

Abstract

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) merupakan inisiatif strategis nasional untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa, namun realisasi di lapangan menghadapi tantangan serius, terutama pada aspek tata kelola kelembagaan dan kapasitas kewirausahaan pengurus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas tata kelola kelembagaan dan administrasi keuangan KDKMP Desa Balet Baru, serta menumbuhkan kapasitas kewirausahaan berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui lima tahapan: persiapan dan pemetaan kebutuhan, sosialisasi program, pelatihan partisipatif (penguatan tata kelola kelembagaan dan keuangan serta pengembangan kewirausahaan), pendampingan intensif, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 36,2% berdasarkan perbandingan pre-test dan post-test, melampaui target 30%. Luaran yang dihasilkan meliputi modul penguatan tata kelola, dokumen pembagian tugas, format administrasi koperasi, laporan keuangan sederhana, peta potensi usaha desa, dan rencana bisnis prioritas yang siap dioperasionalkan. Peningkatan kemampuan pengurus dalam pencatatan keuangan dan pemanfaatan media sosial untuk promosi UMKM turut terkonfirmasi melalui hasil evaluasi aspek teknis yang menunjukkan tren peningkatan setara dengan capaian peningkatan pemahaman umum, yaitu sebesar 36,2%. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan integratif dan partisipatif efektif meningkatkan kapasitas KDKMP Desa Balet Baru; namun keberlanjutan transformasi pengelolaan memerlukan pendampingan lanjutan serta perluasan akses infrastruktur digital untuk optimalisasi usaha berbasis potensi lokal.