Cacing sutra (Tubifex sp.) merupakan pakan alami yang banyak digunakan dalam kegiatan pembenihan ikan karena memiliki kandungan protein tinggi dan ukuran tubuh yang sesuai dengan bukaan mulut larva ikan. Namun, ketersediaan cacing sutra dari alam masih bergantung pada kondisi lingkungan serta berpotensi membawa penyakit, parasit, dan kontaminan akibat berasal dari perairan yang tercemar limbah organik. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas sistem Vertiqua (Vertical Aquaculture) dengan penambahan biofical filter terhadap pertumbuhan cacing sutra. Penelitian dilaksanakan selama 58 hari menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu perlakuan dan tiga ulangan. Budidaya dilakukan menggunakan sistem Vertiqua yang dilengkapi biofical filter, sedangkan media pembanding menggunakan kotoran ayam, kambing, dan sapi tanpa sistem filtrasi. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik (Specific Growth Rate/SGR), rasio konversi pakan (Feed Conversion Ratio/FCR), dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem Vertiqua menghasilkan bobot mutlak tertinggi sebesar 266,01 g/m² dengan nilai SGR 4,59% per hari, lebih tinggi dibandingkan media konvensional. Nilai FCR sebesar 2,43 menunjukkan bahwa efisiensi pemanfaatan pakan masih dipengaruhi oleh proses biologis dan mikrobiologis dalam sistem budidaya. Penerapan biofical filter mampu menjaga kualitas air dan menciptakan lingkungan budidaya yang stabil sehingga mendukung pertumbuhan cacing sutra secara optimal. Dengan demikian, sistem Vertiqua berpotensi menjadi alternatif budidaya cacing sutra yang higienis, produktif, dan berkelanjutan.