Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pemasaran Digital dan Strategi Branding UMKM dalam Meningkatkan Nilai Jual di Kota Makassar Himala Praptami Adys; Seny Luhriyani Sunusi; Ahmad Azhari; Fatimah Hidayahni Amin; Nurharsya Khaer Hanafie
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i3.4284

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menempati posisi strategis dalam struktur perekonomian nasional, namun sebagian besar pelaku UMKM di Kota Makassar belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk kepentingan pemasaran dan penguatan identitas merek. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dua UMKM kuliner, yaitu Markisa Bundes dan Kebuli Enakane, melalui pelatihan pemasaran digital dan strategi branding yang dirancang secara terstruktur berdasarkan kebutuhan nyata mitra. Metode pelaksanaanberupapelatihanyangdiselenggarakan di Cafe Van Djoel, Kota Makassar, denganmelibatkankeduamitrainti sertasepuluhpelaku UMKM tambahandalamkerangkakegiatanpengabdianterpaduprogram studi Bahasa Inggris Program Sarjana Terapan, Universitas Negeri Makassar. Kegiatanmencakup dua materi utama, yakni pemasaran digital dan strategi branding, yang disampaikan melalui metode ceramah interaktif, demonstrasi, dan tanya jawab. Peningkatan pengetahuan peserta diukur menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dari rata-rata 40% pada kondisiawalmenjadi 79% setelahpelatihan, dengankenaikantertinggi pada aspekpenggunaanaplikasidesain Canva dan CapCutsertaoptimalisasi Google My Business. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi kreatif lokal dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 8 dan Tujuan 10, sekaligus menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar peningkatan pengetahuan dapat ditransformasikan menjadi perubahan perilaku bisnis yang terukur.