This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Fita Maula
Universitas PGRI Madiun, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Implementasi Kurikulum Cha-Ching dalam Meningkatkan Literasi Finansial dan Sikap Hemat Siswa Sekolah Dasar Fita Maula; Muhammad Hanif; Parji Parji
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20082

Abstract

Rendahnya literasi finansial dan belum berkembangnya sikap hemat pada peserta didik sekolah dasar menunjukkan perlunya model pembelajaran yang mampu mengintegrasikan pengetahuan finansial dengan pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi Kurikulum Cha-Ching dalam meningkatkan literasi finansial dan sikap hemat siswa kelas V SDN 03 Madiun Lor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain nonequivalent control group design yang melibatkan 56 siswa, terdiri atas 28 siswa pada kelompok eksperimen dan 28 siswa pada kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes literasi finansial, angket sikap hemat, dan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan skor pretest sebagai kovariat, dilengkapi analisis Partial Eta Squared dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Cha-Ching berpengaruh signifikan terhadap peningkatan literasi finansial (F = 91,910; p < 0,001; η² = 0,634) dan sikap hemat (F = 165,353; p < 0,001; η² = 0,757). Kelompok eksperimen juga memperoleh nilai N-Gain yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol pada literasi finansial (0,661) dan sikap hemat (0,716). Temuan ini menunjukkan bahwa Kurikulum Cha-Ching efektif mengintegrasikan pengembangan kompetensi finansial dan pembentukan karakter hemat melalui pembelajaran kontekstual sehingga layak dijadikan alternatif model pendidikan finansial pada jenjang sekolah dasar.