This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Titik Isdarwati
Universitas PGRI Madiun, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Team Assisted Individualization Berbantuan Media Digital untuk Meningkatkan Partisipasi, Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS Titik Isdarwati; Parji Parji; Muhammad Hanif
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20830

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Team Assisted Individualization (TAI) berbantuan media digital serta menganalisis peningkatannya terhadap partisipasi belajar, kemampuan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus pada 28 siswa kelas IV-C SDN 01 Taman Kota Madiun Tahun Ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TAI berbantuan media digital menghasilkan peningkatan yang konsisten pada seluruh indikator pembelajaran. Partisipasi belajar meningkat dari 36,43% menjadi 78,21%, sedangkan kemampuan berpikir kritis meningkat dari 34,64% menjadi 86,43%. Nilai rata-rata hasil belajar juga meningkat dari 52,32 menjadi 85,00, disertai peningkatan ketuntasan belajar dari 7,14% menjadi 100%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kombinasi pembelajaran kooperatif-individual melalui TAI dan pemanfaatan media digital mampu memperluas keterlibatan siswa, mendorong aktivitas berpikir tingkat tinggi, serta memperkuat pencapaian akademik. Temuan ini menegaskan bahwa model TAI berbantuan media digital efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran IPAS. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang partisipatif dan adaptif untuk mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.