M. Rausyan Fikri
Jurusan Pendidikan Geografi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Potensi Fisik dan Sosial Desa Wisata Pulau Derawan dalam Mendukung Pengembangan Pariwisata Bahari Ismanul Amanah; M. Rausyan Fikri; Poja Ramandilla; Siti Rahmayani; Adhi Munajar
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i02.528

Abstract

Pariwisata bahari merupakan salah satu sektor strategis dalam pembangunan wilayah pesisir yang memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Pulau Derawan sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, memiliki potensi fisik berupa kekayaan ekosistem laut, keindahan pantai, terumbu karang, serta keberadaan biota laut yang menjadi daya tarik utama wisatawan. Namun, pengembangan pariwisata bahari tidak hanya bergantung pada kondisi fisik wilayah, tetapi juga dipengaruhi oleh potensi sosial masyarakat dan tata kelola destinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi fisik dan sosial Desa Wisata Pulau Derawan dalam mendukung pengembangan pariwisata bahari berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode literature review terhadap 16 artikel ilmiah yang diperoleh melalui basis data Google Scholar pada rentang tahun 2018–2025. Analisis dilakukan melalui sintesis terhadap dua aspek utama, yaitu potensi fisik yang mencakup daya dukung lingkungan, kesesuaian kawasan wisata, dan karakteristik ekosistem pesisir, serta potensi sosial yang meliputi keterlibatan masyarakat, kelembagaan lokal, Community Based Tourism (CBT), dan peran stakeholder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pulau Derawan memiliki potensi fisik yang sangat besar untuk pengembangan wisata bahari, tetapi menghadapi tantangan berupa tekanan ekologis, pengelolaan sampah, dan keterbatasan infrastruktur. Pada aspek sosial, keterlibatan masyarakat melalui Pokdarwis dan konsep CBT menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan destinasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara potensi fisik, penguatan modal sosial, dan tata kelola kolaboratif menjadi strategi utama dalam mewujudkan pengembangan pariwisata bahari Pulau Derawan yang berkelanjutan.