Muhammad Rafly Anshari
Program Studi Geografi, Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Strategi Pengelolaan Objek Wisata Riam Bajandik di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Muhammad Rafly Anshari; Rusdiansyah Rusdiansyah
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i02.534

Abstract

Objek wisata Riam Bajandik di Kabupaten Hulu Sungai Tengah memiliki potensi wisata alam yang besar, namun pengelolaannya masih menghadapi berbagai kendala yang dapat memengaruhi keberlanjutan pengembangan pariwisata daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengelolaan objek wisata Riam Bajandik berdasarkan kondisi daya tarik wisata, aksesibilitas, fasilitas penunjang, dan dukungan kelembagaan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis dilakukan menggunakan konsep 4A (attraction, accessibility, amenity, dan ancillary) serta analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengelolaan wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Riam Bajandik memiliki kekuatan berupa panorama alam sungai dan pegunungan yang menarik serta peluang pengembangan wisata berbasis alam. Namun, masih ditemukan kelemahan berupa keterbatasan fasilitas, promosi yang belum optimal, dan dukungan pemerintah yang belum maksimal. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi pengelolaan yang direkomendasikan meliputi peningkatan fasilitas wisata, penguatan promosi digital, pelestarian lingkungan, serta penguatan kolaborasi antara pengelola, masyarakat, dan pemerintah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan yang terintegrasi dan berkelanjutan dapat meningkatkan daya saing serta mendukung pengembangan pariwisata daerah.