Kinerja guru merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung tercapainya tujuan dan mutu pendidikan di sekolah. Kinerja guru dalam melaksanakan tugas profesional dapat dipengaruhi oleh faktor internal maupun lingkungan organisasi, di antaranya motivasi dan budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi terhadap kinerja guru, pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja guru, serta pengaruh motivasi dan budaya organisasi secara simultan terhadap kinerja guru di SMAN 4 Pandeglang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Penelitian dilaksanakan pada MeiāJuli 2025 dengan populasi seluruh guru SMAN 4 Pandeglang sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data diperoleh melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai t-hitung sebesar 3,332 dan signifikansi 0,002 < 0,05. Budaya organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai t-hitung sebesar 2,195 dan signifikansi 0,033 < 0,05. Secara simultan, motivasi dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai F-hitung sebesar 14,923 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R Square sebesar 0,388 menunjukkan bahwa motivasi dan budaya organisasi mampu menjelaskan variasi kinerja guru sebesar 38,8%, sedangkan 61,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi kerja dan penguatan budaya organisasi menjadi aspek penting dalam mendukung peningkatan kinerja guru di SMAN 4 Pandeglang.