Abstract: This study explores how fourth-grade students develop environmental character through the Adiwiyata Program in elementary schools. This study adopted a qualitative phenomenological approach. All fourth-grade students were observed to select information-rich participants through sampling. The final participants consisted of one Adiwiyata coordinator and three students representing different levels of environmental character. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation; interview data were analyzed using thematic analysis; The reliability of the findings was reinforced through triangulation and member checking. Students develop an environmentally conscious character through experiences and concrete actions to preserve the environment. Unlike previous research that emphasized program outcomes, this study explains how students internalize environmental values and apply them in sustainable actions through their life experiences. The findings suggest that environmental education is more effective when schools embed environmental values in daily learning experiences and provide ongoing opportunities for students to practice environmental responsibility.Abstrak: Penelitian ini mengkaji bagaimana siswa kelas empat mengembangkan karakter peduli lingkungan melalui Program Adiwiyata di sekolah dasar. Studi ini menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif. Seluruh siswa kelas empat diamati untuk memilih partisipan yang kaya informasi melalui proses pengambilan sampel. Partisipan akhir terdiri dari satu orang koordinator Adiwiyata dan tiga orang siswa yang mewakili tingkat karakter peduli lingkungan yang berbeda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi; data wawancara dianalisis menggunakan analisis tematik; reliabilitas temuan diperkuat melalui triangulasi dan pemeriksaan oleh partisipan. Siswa mengembangkan karakter peduli lingkungan melalui pengalaman dan tindakan nyata melestarikan lingkungan. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih menekankan pada hasil program, penelitian ini menjelaskan bagaimana siswa menginternalisasi nilai-nilai lingkungan dan menerapkannya dalam tindakan berkelanjutan melalui pengalaman hidup mereka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan lebih efektif ketika sekolah menanamkan nilai-nilai lingkungan dalam pengalaman belajar sehari-hari serta memberikan kesempatan berkelanjutan bagi siswa untuk mempraktikkan tanggung jawab terhadap lingkungan.