Media evaluasi pembelajaran matematika yang selama ini digunakan di sekolah, khususnya Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dinilai monoton dan kurang mampu memotivasi peserta didik dalam kegiatan evaluasi. Kondisi ini tampak pada hasil ulangan harian pertama kelas XI MIPA SMA Muhammadiyah Maumere pada materi relasi dan fungsi, dengan nilai rata-rata 71,33, nilai tertinggi 90, dan nilai terendah 40, yang mengindikasikan kesenjangan pemahaman antarpeserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media flashcard edukatif pada materi relasi dan fungsi sebagai media evaluasi pembelajaran, serta mendeskripsikan kelayakan dan kepraktisannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang dilaksanakan sampai tahap Develop, sedangkan tahap Disseminate dibatasi pada sosialisasi hasil pengembangan kepada guru-guru di SMA Muhammadiyah Maumere. Media dirancang menggunakan aplikasi Canva berupa 16 kartu dua sisi bertema ornamen etnik lokal Maumere, dengan sisi depan memuat soal evaluasi dan sisi belakang memuat kunci jawaban beserta langkah penyelesaian. Kelayakan produk dinilai oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, sedangkan kepraktisannya diukur melalui angket respon 17 peserta didik kelas XI MIPA dan 1 guru matematika. Hasil validasi menunjukkan rata-rata kelayakan sebesar 97,05% (ahli materi 95,83%, ahli media 95,31%, ahli bahasa 100,00%) dengan kategori Valid (Sangat Layak Digunakan). Respon peserta didik memperoleh 88,64% dan respon guru 87,50%, keduanya berkategori Sangat Baik. Temuan ini menunjukkan bahwa flashcard edukatif layak dan praktis digunakan sebagai media evaluasi pembelajaran matematika pada materi relasi dan fungsi.