Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak usia dini belajar Iqra di Desa Siborna Bunut Kecamatan Sosa Julu. Kesibukan orang tua, kurangnya pemahaman mengenai cara mendampingi anak, serta belum konsistennya pembiasaan belajar Iqra menjadi beberapa kendala dalam proses pembelajaran anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi orang tua dalam mendampingi anak usia dini belajar Iqra melalui kegiatan penyuluhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif sederhana. Subjek penelitian terdiri dari 5 orang tua dan 5 anak usia dini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan angket yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil wawancara, observasi, serta skor angket pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan memberikan perubahan positif terhadap motivasi dan keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak belajar Iqra. Hasil wawancara menunjukkan bahwa orang tua menjadi lebih memahami pentingnya memberikan perhatian, motivasi, pembiasaan, bantuan, dan pujian kepada anak selama belajar Iqra. Hasil observasi juga menunjukkan peningkatan keterlibatan orang tua dan antusiasme anak dalam mengikuti kegiatan belajar. Sementara itu, hasil angket menunjukkan peningkatan rata-rata motivasi orang tua dari 66,50% sebelum penyuluhan menjadi 89,50% setelah penyuluhan, dengan peningkatan sebesar 23,00 poin persentase. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan dapat menjadi salah satu upaya yang efektif untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak usia dini belajar Iqra di Desa Siborna Bunut Kecamatan Sosa Julu.