This Author published in this journals
All Journal SEHAT
Chairun Nisa
Radiology Study Program, Faculty of Vocational Studies, Baiturrahmah University, Padang, West Sumatra, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGULANGAN (REPEAT) RADIOGRAFI PANORAMIK DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD PADANG PARIAMAN Cicillia Artitin; Neli Putri Yanti; Sagita Yudha; Chairun Nisa
Medical Studies and Health Journal (SEHAT) Vol. 3 No. 2 (2026): Medical Studies and Health Journal (SEHAT)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/f4w7s907

Abstract

Instalasi radiologi merupakan salah satu komponen penting di rumah sakit yang berfungsi sebagai penunjang medis dalam menegakkan diagnosis melalui hasil radiografi yang berkualitas. Pemeriksaan panoramik gigi digunakan untuk menampilkan struktur rahang dan gigi secara menyeluruh tanpa adanya halangan anatomi, namun sering terjadi pengulangan foto yang dapat menurunkan efisiensi pelayanan dan meningkatkan dosis radiasi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase pengulangan (repeat) radiografi panoramik, apakah masih dalam batas standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, serta untuk mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya pengulangan tersebut. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dilakukan di Instalasi Radiologi RSUD Padang Pariaman selama bulan Juli–September 2025. Populasi penelitian adalah seluruh pasien pemeriksaan panoramik sebanyak 264 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi terhadap hasil radiograf yang diulang, kemudian dianalisis untuk menentukan frekuensi dan persentase pengulangan berdasarkan faktor penyebab terjadinya pengulangan repeat tersebut. Hasil penelitian menunjukan Persentase angka pengulangan penyinaran yang telah terjadi yaitu Faktor penyebab pengulangan radiografi paling besar yaitu faktor artefak sebesar 42%, faktor alat dan pergerakan pasien sebesar 14% dan untuk pemosisian pasien sebesar 28%. Bulan juli sampai september 2025 yaitu 2,65%, dan jumlah ini melebihi batas toleransi standar yang telah ditetapkan oleh kemenkes RI nomor 129/Menkes/SK/II/2008 batasan radiograf yang diterima idealnya angka pengulangan radiografi