This Author published in this journals
All Journal Berbakti
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kolaborasi Interprofesional dalam Screening dan Edukasi Deteksi Dini Hipertensi dan Diabetes di Desa Teratak Buluh Sadam Muhdi; May Alzon; Muhammad Shiddiq Al Amien; Muhammad Zaky Irsan; Rika Indah Saputri; Syahkira Anumila
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 06 (2026): ISSUE AGUSTUS
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/berbakti.v3i01.1485

Abstract

Penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes merupakan permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian melalui upaya promotif dan preventif di tingkat masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan dasar sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini hipertensi dan diabetes. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Kampung Petas, Desa Teratak Buluh, melalui kolaborasi mahasiswa KKN Universitas Abdurrab, tenaga kesehatan Rumah Sakit Mesra, kader Posyandu, dan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang terdiri atas tahap persiapan, screening kesehatan, edukasi dan pendampingan, evaluasi, serta penguatan kolaborasi dan keberlanjutan. Pemeriksaan dilakukan terhadap 30 peserta menggunakan tensimeter Omron untuk pemeriksaan tekanan darah danglukometer Easy Touch untuk pemeriksaan kadar gula darah. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 24 peserta (80,0%) memiliki tekanan darah dalam kategori normal, 4 peserta (13,3%) berada pada kategori meningkat, dan 2 peserta (6,7%) berada pada kategori di atas normal. Pada pemeriksaan gula darah, 24 peserta (80,0%) berada dalam batas normal, 5 peserta (16,7%) berada di atas normal, dan 1 peserta (3,3%) berada di bawah normal. Hasil tersebut memberikan gambaran awal kondisi peserta dan menjadi dasar untuk memberikan edukasi serta anjuran pemeriksaan lanjutan bagi peserta yang memperoleh hasil di luar kategori normal. Kegiatan menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat dapat mendekatkan layanan kesehatan sekaligus menciptakan ruang edukasi yang lebih komunikatif. Kegiatan serupa perlu dikembangkan secara berkala dengan pencatatan hasil dan mekanisme tindak lanjut yang lebih terstruktur.