This Author published in this journals
All Journal Berbakti
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Budaya Lokal untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja Putri tentang Dampak Pernikahan Dini di MTs As’adiyah Putri Pusat Sengkang Alfiani Alwi; Yusda Seman My; Irawati Jufri; Ariesty AR; Fitriani Fitriani
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 06 (2026): ISSUE AGUSTUS
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/berbakti.v3i01.1500

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kesejahteraan remaja perempuan. Rendahnya pengetahuan mengenai dampak pernikahan dini dapat memengaruhi kemampuan remaja dalam mengambil keputusan terkait kesehatan reproduksi. Edukasi kesehatan reproduksi yang disesuaikan dengan konteks sosial dan budaya lokal diperlukan agar informasi yang diberikan lebih relevan dan mudah dipahami oleh remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai dampak pernikahan dini melalui edukasi kesehatan reproduksi berbasis budaya lokal. Kegiatan dilaksanakan di MTs As’adiyah Putri Pusat Sengkang dengan melibatkan 10 remaja putri sebagai peserta. Kegiatan dilakukan melalui pemberian edukasi kesehatan reproduksi mengenai dampak pernikahan dini dengan pendekatan yang disesuaikan dengan konteks budaya lokal peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan setelah pemberian edukasi (pre-test dan post-test). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti edukasi kesehatan reproduksi berbasis budaya lokal. Peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kehidupan sosial. Edukasi kesehatan reproduksi berbasis budaya lokal dapat menjadi strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai dampak pernikahan dini. Pendekatan ini dapat dikembangkan sebagai bagian dari upaya edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah dengan melibatkan tenaga kesehatan, pendidik, keluarga, dan masyarakat.