Azzuhra Salsabila
Mahasiswa Prodi Teknik Sipil, Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Eksperimental Kuat Tekan dan Kuat Lentur Beton Dengan Kombinasi Abu Jerami Padi dan Fly Ash Sebagai Substitusi Parsial Semen Azzuhra Salsabila; Wesli Wesli; David Sarana; Sofyan Sofyan; Fadhliani Fadhliani
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2026): September
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i2.27894

Abstract

Abu jerami padi dan fly ash merupakan material pozzolanik yang digunakan sebagai substitusi parsial semen untuk mengurangi penggunaan semen konvensional serta memanfaatkan limbah pertanian dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai kuat tekan dan kuat lentur beton yang dihasilkan akibat substitusi parsial semen dengan kombinasi abu jerami padi dan fly ash. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental. Abu jerami padi yang dikombinasikan dengan fly ash sebesar 1%, 3%,dan 5%, sementara fly ash sebesar 5%, 10%, 15%. Benda uji kuat tekan menggunakan silinder berukuran 10 × 20 cm, sedangkan benda uji kuat lentur berupa balok berukuran 15 × 15 × 60 cm. Seluruh benda uji dirawat dengan perendaman air selama 28 hari sebelum dilakukan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton dengan kombinasi abu jerami padi dan fly ash diperoleh kuat tekan optimum pada kombinasi 5% abu jerami padi dan 5% fly ash dengan nilai kuat tekan beton sebesar 24,0 MPa, sehingga terjadi kenaikan kuat tekan sebesar 4,35% dari kuat tekan beton normal. Sementara itu, nilai kuat lentur optimum diperoleh pada kombinasi 5% abu jerami padi dengan 5% fly ash dengan nilai kuat lentur sebesar 4,6 MPa, sehingga terjadi kenaikan kuat lentur sebesar 4,54% dari kuat lentur beton normal. Dengan hasil ini, pada beton kombinasi 5% abu jerami padi dengan 5% fly ash dapat memberikan nilai optimum untuk mencapai kekuatan mekanis beton.