Muhammad Wildan Zaka W.A
Institut Agama Islam Sunan KaliJogo Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Komunikasi Multikultural Kelompok Seni Sedratani dalam mengimplementasikan seni Bertani Pada Rumah Produksi Petoeng Pasuruan Muhammad Hamdan Yuwafik; Muhammad Wildan Zaka W.A
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 7 No. 2 (2026): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v7i2.4900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi multikultural yang diterapkan oleh Kelompok Seni Sedratani dalam mengimplementasikan seni bertani pada Rumah Produksi Petoeng Pasuruan serta memahami bentuk implementasi seni bertani yang dilakukan dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengelola, anggota kelompok seni, serta masyarakat yang terlibat dalam kegiatan Rumah Produksi Petoeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi multikultural yang diterapkan dilakukan melalui pendekatan partisipatif, penggunaan simbol budaya lokal, interaksi sosial yang terbuka, serta penguatan nilai toleransi dalam setiap kegiatan seni dan pertanian. Kelompok Seni Sedratani memanfaatkan media seni sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan pesan budaya, edukasi pertanian, dan pelestarian tradisi lokal kepada masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda. Adapun bentuk implementasi seni bertani diwujudkan melalui pertunjukan seni tradisional, pelatihan kreatif berbasis budaya agraris, kegiatan bertani bersama, dan pengembangan karya seni yang mengangkat nilai-nilai kehidupan petani. Strategi komunikasi tersebut terbukti mampu memperkuat hubungan sosial masyarakat, meningkatkan kesadaran budaya, serta menumbuhkan sikap toleransi dan kepedulian terhadap pelestarian budaya bertani di tengah perkembangan modernisasi. Dengan demikian, keberadaan Kelompok Seni Sedratani pada Rumah Produksi Petoeng Pasuruan memiliki peran penting dalam membangun komunikasi multikultural berbasis seni dan budaya lokal.