Mesa Sukmadani Rusdi
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI POTENSI LOKAL MELALUI EDUKASI DIABETES MELITUS DAN PEMANFAATAN KOMBUCHA MAHKOTA DEWA SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL DI SIMPANG KAWAT, KOTA JAMBI Mesa Sukmadani Rusdi; Sugiarti Sugiarti
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7365

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan melalui terapi medis, modifikasi gaya hidup, dan peningkatan literasi kesehatan. Di sisi lain, buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) merupakan tanaman obat lokal yang berpotensi dikembangkan menjadi produk fungsional bernilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pengelolaan diabetes melitus serta memperkenalkan pemanfaatan kombucha mahkota dewa sebagai minuman fungsional. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Agustus 2026 di Puskesmas Simpang Kawat, Kota Jambi, dengan melibatkan 28 peserta, sebagian besar merupakan anggota Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), termasuk peserta dengan diabetes melitus. Metode kegiatan meliputi edukasi kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik pembuatan kombucha mahkota dewa menggunakan Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast (SCOBY) selama 14 hari. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 8,00 ± 1,05 menjadi 8,75 ± 0,97, dengan median meningkat dari 8 menjadi 9. Uji Wilcoxon signed-rank menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor sebelum dan sesudah kegiatan (Z = 2,977; p = 0,003). Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi kesehatan dan teknologi fermentasi sederhana dapat meningkatkan pengetahuan peserta sekaligus memperkenalkan pemanfaatan tanaman obat lokal sebagai minuman fungsional secara lebih aman.