Pemanfaatan tanaman obat yang tersedia di Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, khususnya jahe dan daun kelor, belum dilakukan secara optimal sebagai bahan produk herbal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan dan pengolahannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok PKK Desa Pudak dalam memanfaatkan jahe dan daun kelor sebagai bahan herbal untuk pembuatan gula aren serbuk. Mitra kegiatan terdiri atas kelompok PKK dan kader Desa Pudak. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan demonstratif melalui empat tahapan, yaitu persiapan, edukasi dan pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Edukasi dan pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung pengolahan jahe dan daun kelor, sedangkan evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra dari 75,1% sebelum kegiatan menjadi 89,6% setelah kegiatan, dengan peningkatan sebesar 14,5 poin persentase. Selain peningkatan pengetahuan, mitra memperoleh pengalaman dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan serta mengolah jahe dan daun kelor sebagai bahan herbal pada pembuatan gula aren serbuk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi, pelatihan, dan pendampingan dengan pendekatan partisipatif dan demonstratif dapat mendukung peningkatan kapasitas mitra dalam memanfaatkan potensi tanaman obat lokal menjadi produk herbal yang memiliki nilai guna dan berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi.