Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan dan Analisis Sistem Transfer Daya Nirkabel Untuk Kendaraan Listrik Menggunakan Resonansi Kopling Magnetik Daniel Setiadikarunia; Enrico Leonardo Hardy
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 11, No 2 (2026): : Edisi June
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v11i2.13814

Abstract

Perkembangan kendaraan listrik mendorong penelitian mengenai teknologi pengisian baterai secara nirkabel. Teknologi transfer daya nirkabel medan dekat dapat dikelompokkan menjadi transfer daya induktif dan transfer daya kapasitif. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem pengisian baterai nirkabel berbasis resonansi kopling magnetik yang termasuk dalam kategori transfer daya induktif. Pada sisi pemancar, sumber listrik diubah menjadi arus bolak-balik berfrekuensi tinggi menggunakan inverter jembatan penuh. Arus tersebut dialirkan melalui kumparan pemancar untuk menghasilkan medan magnet yang berubah terhadap waktu. Kumparan penerima dirancang agar beresonansi pada frekuensi yang sama dengan kumparan pemancar sehingga dapat menangkap medan magnet dan menghasilkan tegangan induksi. Tegangan bolak-balik pada sisi penerima kemudian disearahkan dan distabilkan untuk digunakan dalam pengisian baterai. Jaringan kompensasi seri-paralel digunakan untuk meningkatkan efisiensi transfer daya antara kumparan pemancar dan kumparan penerima. Kedua kumparan dirancang berbentuk spiral datar melingkar dengan diameter 15 cm. Pengujian dilakukan menggunakan dua variasi kumparan, yaitu kumparan dengan 9 lilitan dan 16 lilitan, yang dirancang masing-masing memiliki frekuensi resonansi sebesar 69,43 kHz dan 42,59 kHz. Hasil pengujian menunjukkan bahwa efisiensi transfer daya maksimum dari sisi DC masukan inverter ke DC keluaran (beban) sebesar 21,81% diperoleh pada jarak antarkumparan 6 cm menggunakan kumparan 16 lilitan. Dibandingkan dengan kumparan 9 lilitan, kumparan 16 lilitan menghasilkan efisiensi transfer daya yang lebih tinggi serta memiliki toleransi yang lebih baik terhadap pertambahan jarak sampai 12 cm dan ketidaksejajaran antarkumparan maksimum 9 cm