Ninit Hestiana
Universitas Islam Sultan Agung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Kelas V melalui Model Kooperatif Tipe TGT Berbantuan Media Papan Kantong Bilangan Ninit Hestiana; Nuhyal Ulia; Rohmatun
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.5087

Abstract

Temuan awal mengindikasikan siswa kelas V SD Negeri Tlogosari Wetan 02 belum memahami konsep matematis dengan optimal tentang materi bilangan cacah hingga 1.000.000. Kondisi tersebut ditunjukkan pada pengalaman belajar yang biasanya berpusat pada guru dengan menggunakan ceramah dan komunikasi satu arah, sehingga keterlibatan siswa belum optimal dan siswa kurang aktif dalam mengajukan pertanyaan. Perbaikan pembelajaran dilakukan melalui tindakan implementasi model Teams Games Tournament (TGT) dengan integrasi media Papan kantong bilangan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Riset ini dilaksanakan pada sejumlah 27 siswa kelas V. Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas ini dirancang dalam dua siklus berulang, simana setiap siklusnya mengintegrasikan empat tahapan utama: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan dianalisis secara deskriptif dengan melihat perubahan nilai rata-rata pada setiap tahapan. Hasil membuktikan bahwa rata-rata capaian belajar siswa mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal ini terlihat pada rata-rata nilai tahap pra-siklus diperoleh nilai 46,43 meningkat menjadi 57,68 pada siklus I dan 82,50 pada siklus II. Peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa implementasi model TGT dan integrasi media Papan kantong bilangan mampu mendukung peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Dengan demikian, perpaduan pembelajaran kooperatif dan media konkret dapat dipertimbangkan sebagai alternatif dalam memfasilitasi proses belajar matematika yang dinamis, kooperatif, interaktif, dan mendalam.