This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Indonesia
Diva Ananda
Universitas PGRI Sumatera Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mengintegrasikan Filosofi Budaya Minangkabau 'Alam Takambang Jadi Guru' untuk Membentuk Karakter Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Rio Sahputra; Silvia Marni; Diva Ananda; Suci Ayuni A.; Muhammad Ilfan
Cakrawala Indonesia Vol 11 No 1 (2026): Mei-Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v11i1.2748

Abstract

Filosofi budaya Minangkabau 'Alam Terkembang Jadi Guru' (ATJG) menyimpan potensi pedagogis yang besar bagi pembentukan karakter siswa, namun integrasi sistematisnya dalam pembelajaran Bahasa khususnya bahasa Indonesia masih sangat terbatas dan belum banyak dikaji secara mendalam. Kajian ini bertujuan memetakan, menganalisis, dan menyintesis literatur mutakhir (2021–2025) mengenai integrasi ATJG dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk memperkuat pendidikan karakter di era Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA sebagai panduan seleksi dan pelaporan artikel. Sebanyak 10 artikel ilmiah dipilih melalui proses seleksi berbasis kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat dari berbagai basis data bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa ATJG berpotensi membentuk keenam dimensi Profil Pelajar Pancasila, yaitu beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia; bergotong royong; mandiri; bernalar kritis; kreatif; serta berkebinekaan global. Integrasi nilai-nilai ATJG dapat diimplementasikan secara terstruktur melalui Model OPRT empat tahap, yakni Orientasi alam, Penggalian nilai, Produksi teks, dan Refleksi-internalisasi. Kajian ini mengajukan implikasi pedagogis yang signifikan bagi guru Bahasa Indonesia dan pengembang kurikulum dalam merancang pembelajaran berbasis kearifan lokal. Selain itu, kajian ini turut mengisi kesenjangan penelitian tentang pemanfaatan ATJG secara terstruktur dan sistematis dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah.