Wahid Hasim
Universitas Muhammadiyah Oku Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRANSFORMASI BUDAYA MORAL SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KETELADANAN GURU SDN WONOREJO Vera Widiansa; Wahid Hasim
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i4.12104

Abstract

ABSTRACT The development of a moral culture in elementary schools requires a continuous process, as students do not always demonstrate uniform progress in accepting and applying moral values. This condition became the focus of the present study, which aimed to describe the transformation of students’ moral culture through teacher role-model-based learning among fourth-grade students at SDN Wonorejo. This study employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation involving the principal, the fourth-grade teacher, and students as sources of information. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while the trustworthiness of the findings was strengthened through source and technique triangulation. The findings revealed that teacher exemplarity played an important role in transforming students’ moral culture through demonstrations of discipline, responsibility, politeness, social awareness, and the consistent habituation of positive behaviors in school activities. The transformation occurred through stages of observing teachers’ behavior, imitating it in daily actions, and repeatedly practicing it until it gradually developed into a habit. The development of students’ moral culture was supported by teacher consistency, school habituation programs, a conducive environment, and family involvement, although some students still required additional guidance. Therefore, teacher exemplarity contributes to strengthening the internalization of moral values and supporting the gradual development of students’ moral culture. ABSTRAK Pembentukan budaya moral di sekolah dasar memerlukan proses yang berkelanjutan karena penerimaan dan penerapan nilai moral pada setiap siswa tidak selalu berkembang secara seragam. Kondisi tersebut menjadi fokus penelitian yang bertujuan mendeskripsikan transformasi budaya moral siswa kelas IV melalui pembelajaran berbasis keteladanan guru di SDN Wonorejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru kelas IV, dan siswa sebagai sumber informasi. Data kemudian dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan temuan diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa keteladanan guru menjadi bagian penting dalam proses perubahan budaya moral siswa melalui contoh disiplin, tanggung jawab, kesopanan, kepedulian sosial, serta pembiasaan perilaku positif dalam aktivitas sekolah. Transformasi tersebut berlangsung melalui tahapan pengamatan terhadap perilaku guru, peniruan dalam tindakan sehari-hari, dan pengulangan secara konsisten hingga berkembang menjadi kebiasaan. Perkembangan budaya moral didukung oleh konsistensi guru, program pembiasaan sekolah, lingkungan yang kondusif, dan keterlibatan keluarga, meskipun beberapa siswa masih memerlukan pendampingan. Dengan demikian, keteladanan guru berkontribusi dalam memperkuat internalisasi nilai moral dan mendukung perkembangan budaya moral siswa secara bertahap.