Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Usia Dan Jenis Kelamin Dengan Kesesuaian Penggunaan Antibiotik Pada Pasien ISPA Fadel Hariya Pamungkas; Ade Maria Ulfa; Robby Candra
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1447

Abstract

Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang sering dijumpai di pelayanan kesehatan primer dan kerap diterapi dengan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional berisiko meningkatkan resistensi sehingga perlu dievaluasi kesesuaiannya. Tujuan: Mengetahui hubungan usia dan jenis kelamin dengan kesesuaian penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Puskesmas Gaya Baru V Kabupaten Lampung Tengah. Metode: Penelitian observasional deskriptif non-eksperimental dengan pendekatan retrospektif menggunakan 184 rekam medis pasien ISPA periode September–Desember 2025 yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil: Kelompok usia dewasa (47,8%) dan laki-laki (53,3%) mendominasi pasien. Influenza merupakan diagnosis terbanyak (84,2%), sedangkan amoksisilin menjadi antibiotik yang paling sering diresepkan (54,9%). Ketidaksesuaian penggunaan antibiotik berdasarkan standar Pharmaceutical Care mencapai 62,5%. Tidak terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin (p=0,939; OR=1,024) maupun usia (p=0,463; OR=0,672) dengan kesesuaian penggunaan antibiotik. Simpulan: Usia dan jenis kelamin tidak berhubungan dengan kesesuaian penggunaan antibiotik. Peningkatan kepatuhan terhadap pedoman penggunaan antibiotik rasional di pelayanan kesehatan primer tetap diperlukan.