Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Antibiotik dan Tantangan Resistensi pada Infeksi Saluran Kemih: Tinjauan Naratif Nisriyati Fiddina; Anggita Mira Azhari
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1625

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu infeksi bakteri yang paling sering terjadi secara global dan menjadi penyebab utama penggunaan antibiotik.  Penggunaan antibiotik yang tidak rasional menyebabkan meningkatnya resistensi antimikroba di berbagai negara. Kondisi ini menjadi tantangan dalam praktik klinis karena dapat menyebabkan kegagalan terapi, peningkatan komplikasi, serta meningkatnya beban ekonomi pada sistem kesehatan. Tinjauan ini bertujuan untuk menelaah penggunaan antibiotik pada infeksi saluran kemih serta mengevaluasi pola resistensi antimikroba yang berkembang pada uropatogen. Metode menggunakan pendekatan narrative review dengan menelusuri artikel ilmiah dari database PubMed, Scopus, dan ScienceDirect dalam rentang waktu tahun 2020 hingga 2026.  Hasil tinjauan menunjukkan bahwa Escherichia coli merupakan patogen utama penyebab ISK yang diperkirakan menyebabkan sekitar 75–80% ISK pada populasi rawat jalan. Fosfomisin trometamol, nitrofurantoin, pivmecillinam, dan nitroxoline merupakan pilihan terapi utama yang direkomendasikan pada localized UTI sedangkan pada systemic UTI terapi menekankan pentingnya kultur urin dan uji sensitivitas pada pasien. Peningkatan resistensi terhadap antibiotik fluoroquinolone dan trimetoprim-sulfametoksazol dilaporkan secara luas di berbagai wilayah. Penggunaan antibiotik pada ISK harus dilakukan secara rasional dan berbasis bukti dengan mempertimbangkan pola resistensi lokal serta prinsip antibiotic stewardship guna meningkatkan efektivitas terapi dan menekan perkembangan resistensi antimikroba.