Inta Nurkhaliza
University of Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SIPKOM: Penerapan Smart Feeder Berbasis IoT untuk Optimalisasi Pemberian Pakan Ikan pada Program Satu Kolam Satu Keluarga Desa Gugut Inta Nurkhaliza; Zulfa Fahrunnisa
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 5 (2026): Oktober: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i5.12599

Abstract

Budidaya ikan pada Program Satu Kolam Satu Keluarga di Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember masih menghadapi persoalan mendasar berupa pemberian pakan yang dilakukan secara manual dan tidak terjadwal. Survei terhadap 50 kepala keluarga menunjukkan hanya 40% yang menerapkan jadwal pemberian pakan secara konsisten, sedangkan 60% mengaku memberi pakan tanpa takaran yang jelas, sehingga menyebabkan pemborosan pakan dan pertumbuhan ikan yang kurang optimal (bobot panen 180-200 gram per ekor per siklus tiga bulan). Program pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan menerapkan SIPKOM, yaitu Smart Feeder berbasis Internet of Things (IoT) yang memanfaatkan galon air daur ulang, untuk menyediakan pemberian pakan otomatis yang terjadwal dan terukur dengan biaya produksi ditargetkan tidak melebihi Rp800.000 per unit. Program dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan melalui survei lapangan dan koordinasi dengan pemerintah desa serta Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember, perancangan dan pembuatan alat, pelatihan masyarakat dalam perakitan dan pengoperasian, instalasi pada kolam percontohan, serta monitoring dan evaluasi. Hingga laporan ini disusun, rancangan alat telah selesai, sistem monitoring berbasis website untuk jadwal pemberian pakan secara real-time telah dikembangkan, dan tahap instalasi beserta pelatihan masyarakat sedang berlangsung sesuai jadwal pelaksanaan (Juli-Oktober 2026). Program ini menargetkan penurunan pemborosan pakan minimal 20% dan peningkatan bobot panen menjadi 200-300 gram per ekor, yang akan dikonfirmasi melalui pengukuran pada akhir program. Program ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, mengurangi limbah plastik, serta menjadi model teknologi tepat guna yang dapat direplikasi pada desa lain yang mengusung program pemberdayaan budidaya ikan serupa