Adiba, A
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Laporan Kasus: Fraktur Tertutup Neglected Patella Sinistra pada Anak Laki-Laki Usia 13 Tahun Adiba, A; Basunanda, Tresna Angga
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fraktur tertutup patella adalah patah tulang pada tempurung lutut (patella) tanpa adanya luka terbuka, patella merupakan tulang sesamoid terbesar berperan penting dalam mekanisme ekstensor lutut. Sebagian besar fraktur patella terjadi akibat trauma langsung pada anterior lutut, seperti kecelakaan atau jatuh dengan lutut dalam posisi fleksi, dan trauma tidak langsung berupa kontraksi eksentrik quadrisep terhadap lutut yang difleksikan. Neglected fracture patella mengacu pada fraktur patella yang tidak mendapatkan penatalaksanaan yang adekuat dalam jangka waktu lama sehingga terbentuk jaringan fibrotik di antara fragmen, terjadi shortening mekanisme ekstensor. Laporan kasus ini membahas seorang anak laki-laki berusia 13 tahun yang mengalami fraktur tertutup patella sinistra. Evaluasi awal dilakukan Advanced Trauma Life Support (ATLS) untuk menilai kondisi umum pasien dan menyingkirkan cedera yang mengancam jiwa. Diagnosis ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan radiografi menunjukkan fraktur tipe transversal dengan dislokasi fragmen proksimal dan distal (displaced). Tindakan definitif dilakukan melalui prosedur Open Reduction and Internal Fixation (ORIF) dengan teknik Tension Band Wiring. Edukasi penting kepada pasien dan keluarga mengenai pentingnya pembatasan aktivitas, perawatan luka, dan kemungkinan terjadi komplikasi. Pentingnya pendekatan komprehensif dalam penanganan kasus fraktur patella, seperti diagnosis yang tepat, teknik pembedahan yang akurat, dan rehabilitasi pascaoperasi untuk memaksimalkan pemulihan fungsi ekstremitas bawah.