Ardhana, Regita Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Leptospirosis Berat dengan Ikterus, Trombositopenia, dan Gagal Ginjal Akut pada Buruh Tani: Laporan Kasus Ardhana, Regita Putri; Mertha, I Wayan
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh Leptospira spp. dan berhubungan erat dengan paparan lingkungan basah dan terkontaminasi, terutama pada pekerja pertanian. Leptospirosis berat dapat menyebabkan keterlibatan multisistem, termasuk gangguan hepatik, ginjal, dan hematologis. Tujuan: Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan manifestasi klinis, temuan laboratorium, tatalaksana, dan luaran leptospirosis berat pada buruh tani dengan faktor risiko lingkungan yang signifikan. Metode: Laporan kasus ini disusun sesuai dengan pedoman CARE (CAse REport Guidelines). Dilaporkan seorang wanita berusia 53 tahun yang datang ke instalasi gawat darurat dengan keluhan demam akut disertai nyeri otot, nyeri kepala, mual, dan muntah. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang laboratorium selama perawatan di rumah sakit. Hasil: Pemeriksaan fisik menunjukkan ikterus generalisata dan hepatomegali. Pemeriksaan laboratorium didapatkan anemia, leukositosis, trombositopenia berat, serta peningkatan ureum dan kreatinin dengan estimasi laju filtrasi glomerulus sekitar 32 mL/menit/1,73 m². Pemeriksaan serologi IgM Leptospira positif pada hari masuk rumah sakit. Pasien mendapatkan terapi cairan, antibiotik, dan terapi suportif dengan perbaikan klinis. Kesimpulan: Leptospirosis berat perlu dipertimbangkan pada pasien dengan demam akut dan riwayat paparan lingkungan berisiko. Pengenalan dini dan tatalaksana yang tepat berperan penting dalam mencegah komplikasi dan memperbaiki luaran klinis.