Nurul Laily
Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Madiun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Interaksi Sosial Positif melalui Game-Based Learning pada Siswa SMP Negeri 3 Madiun Nurul Laily; Dahlia Novarianing Asri; Mega Ika Mariana
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 6 No. 1 (2026): September
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/f6zsa915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan interaksi sosial positif siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Madiun setelah mengikuti layanan bimbingan klasikal berbasis Game-Based Learning. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 31 siswa kelas VIII B yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket 19 item yang diadaptasi dari Skala Interaksi Sosial Bella Muliana, kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya. Prosedur pengumpulan data meliputi pemberian pretest, pelaksanaan layanan bimbingan klasikal berbasis Game-Based Learning melalui permainan Bingo Pertemanan, role play Kartu Tantangan Sosial, dan Game Rantai Respons Positif, serta pemberian posttest. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pretest dari 44,10 menjadi 67,77 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t = -9,729, df = 30, dan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Nilai effect size Cohen’s d sebesar 1,747 menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi berada pada kategori besar. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan interaksi sosial positif siswa setelah mengikuti layanan bimbingan klasikal berbasis Game-Based Learning. Layanan ini membantu siswa belajar berinteraksi melalui pengalaman langsung, meningkatkan partisipasi aktif, keberanian bertanya, kerja sama, empati, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan teman sebaya.