An Nadhifah Wafira Hanun
Departemen Kedokteran Forensik dan Medikolegal, Universitas Hang Tuah Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Penggunaan Obat Rasional melalui Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit Tutik Purwanti; Aditya Ganuarda; Lifia Chandra; Dea Prameswari Putri Anggraeni; I Putu Sandhya Adi Narayana; Patricia Jeanette Olga Tanzil; An Nadhifah Wafira Hanun
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 6 No. 1 (2027): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v6i1.322

Abstract

Penggunaan obat yang tidak tepat masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang dapat menimbulkan berbagai dampak, seperti kegagalan terapi, efek samping, keracunan, overdosis, hingga masalah medikolegal. Rendahnya literasi kesehatan dan tingginya praktik swamedikasi menjadi faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya penggunaan obat yang tidak rasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat mengenai penggunaan obat yang aman dan rasional melalui Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS). Kegiatan dilaksanakan pada 8 Mei 2026 di ruang tunggu Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya dengan sasaran pasien, keluarga pasien, dan pengunjung rumah sakit. Edukasi dilakukan menggunakan metode penyuluhan interaktif melalui media poster, leaflet, dan diskusi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 58.42 menjadi 86.18, sedangkan proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 28.95% menjadi 86.84%. Peserta juga menunjukkan peningkatan sikap positif terhadap penggunaan obat yang sesuai dengan indikasi, dosis, dan anjuran tenaga kesehatan. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai penggunaan obat yang aman dan rasional serta berpotensi mendukung upaya promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan.