Ni Nyoman Sandat
Universitas Markandeya Bali

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEGIATAN MEMBACA DONGENG OLEH GURU PADA PEMBELAJARAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK USIA DINI DI TK PRA WIDYA DHARMA DEMULIH Ni Nyoman Sandat; I Wayan Numertayasa; Pande Agus Adiwijaya
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.14486

Abstract

Communication skills are a fundamental aspect of early childhood language development and need to be fostered through learning activities that are appropriate to children's developmental stages. One effective approach is fairy tale reading, as it provides meaningful language experiences while encouraging children to actively engage in communication. This study aimed to describe the implementation of fairy tale reading activities conducted by teachers and to examine the communication skills of early childhood children during these activities at TK Pra Widya Dharma Demulih. This study employed a qualitative descriptive approach involving teachers and early childhood children as the research participants. Data were collected through observations, interviews, and documentation and were analyzed using the interactive data analysis model of Miles and Huberman, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the implementation of fairy tale reading activities followed three stages: planning, implementation, and evaluation. Teachers utilized fairy tale videos, facilitated interactive question-and-answer sessions, and encouraged children to retell the stories. These activities created a more interactive and participatory learning environment. Furthermore, the children's communication skills improved, as reflected in their ability to listen attentively, answer questions, express opinions, expand their vocabulary, and retell stories using simple language. Therefore, fairy tale reading activities can serve as an effective learning strategy to support the development of communication skills in early childhood. ABSTRAK Kemampuan komunikasi merupakan bagian penting dari perkembangan bahasa anak usia dini yang perlu dikembangkan melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangannya. Salah satu bentuk stimulasi yang dapat diterapkan adalah kegiatan membaca dongeng karena mampu memberikan pengalaman berbahasa yang menarik sekaligus mendorong anak untuk berpartisipasi aktif dalam proses komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan membaca dongeng yang dilakukan oleh guru serta menggambarkan kemampuan komunikasi anak usia dini selama mengikuti kegiatan tersebut di TK Pra Widya Dharma Demulih. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan guru dan anak usia dini sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca dongeng menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif dan partisipatif. Selain itu, kemampuan komunikasi anak mengalami perkembangan yang ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan menyimak, menjawab pertanyaan, mengungkapkan pendapat, menambah penguasaan kosakata, serta menceritakan kembali isi dongeng menggunakan bahasa sederhana. Oleh karena itu, kegiatan membaca dongeng dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dalam mendukung pengembangan kemampuan komunikasi anak usia dini.