Learning motivation is a key factor in supporting the success of boarding school students in their academic and boarding school activities. The demanding schedule of classes and boarding school activities often leads to a decline in motivation to learn. Therefore, the Hasan Jufri Islamic Boarding School has implemented the bahtsul masail method as an effort to boost the students’ learning motivation. This study aims to describe the implementation of the bahtsul masail method in enhancing student motivation at Hasan Jufri Islamic Boarding School. This study employed a qualitative approach using a field research design, which was conducted from January to February 2026 at Pondok Pesantren Hasan Jufri. The subjects of this study consisted of 28 mahasantri (Islamic boarding school students) and ustadz (Islamic teachers) who were involved in the implementation of the Bahtsul masail method. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the implementation of the Bahtsul masail method involves several stages, including problem identification, searching for reference sources, discussion, and drawing conclusions that are validated by the ustadz. The application of this method enhances learning motivation through the active involvement of students in searching for references, engaging in discussions, expressing opinions, and defending their arguments. The bahtsul masail method fosters courage, self-confidence, and active participation in learning. Challenges include limited access to reference texts, variations in students’ abilities, and the fact that sessions are held in the evening. To address these challenges, the pesantren strengthens information literacy by utilizing digital technologies such as Turats apps, implementing learning strategies tailored to students’ abilities, and managing time effectively. These findings indicate that the bahtsul masail method is effective in enhancing students’ learning motivation. ABSTRAK: Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam menunjang keberhasilan mahasantri mengikuti kegiatan akademik dan kepesantrenan. Padatnya aktivitas perkuliahan dan kegiatan pondok sering menyebabkan menurunnya semangat belajar. Oleh karena itu, Pondok Pesantren Hasan Jufri menerapkan metode bahtsul masail sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajar mahasantri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi metode bahtsul masail dalam meningkatkan motivasi belajar mahasantri di Pondok Pesantren Hasan Jufri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan yang dilaksanakan pada bulan Januari–Februari 2026 di Pondok Pesantren Hasan Jufri. Subjek penelitian ini terdiri dari 28 mahasantri, serta ustadz yang terlibat dalam pelaksanaan metode bahtsul masail. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode bahtsul masail dilakukan melalui tahapan penentuan masalah, pencarian sumber rujukan, diskusi, dan penarikan kesimpulan yang ditashih oleh ustadz. Penerapan metode ini meningkatkan motivasi belajar melalui keterlibatan aktif mahasantri dalam mencari referensi, berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan mempertahankan argumentasi. Metode bahtsul masail mendorong keberanian, rasa percaya diri, dan keaktifan dalam pembelajaran. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber rujukan kitab, perbedaan kemampuan mahasantri, dan waktu pelaksanaan pada malam hari. Untuk mengatasi tantangan tersebut, pesantren memperkuat literasi informasi dengan memanfaatkan teknologi digital seperti aplikasi turats, menerapkan strategi pembelajaran sesuai kemampuan mahasantri, serta mengatur waktu secara efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa metode bahtsul masail efektif meningkatkan motivasi belajar mahasantri.