Pembelajaran di SMK adalah pembelajaran praktis yang memerlukan pengalaman untuk menjadi kompeten dalam pembelajaran di kelas. Bertolak dari hal itu, maka pembelajaran berbasis pengalaman sangat dibutuhkan di SMK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran berbasis pengalaman (Experiential learning guna meningkatkan prestasi belajar bahasa Inggris peserta didik di SMK. Penelitian ini adalah ex post facto dengan pendekatan eksperimen. Penelitian eksperimen bertujuan untuk menguji teori terkait Experiential learning pada pembelajaran di kelas peserta didik SMK. Desain yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XII tahun ajaran 2021/2022 SMK PGRI 1 Surakarta, sedangkan sampel penelitian ini adalah kelas XII mesin 2 dan XII otomotif 2, pengambilkan sampel menggunakan purposive random sampling. Instrumen yang dipakai adalah test dan angket dengan penguatan temuan yaitu observasi pada saat proses KBM. Analisis kuantitatif dengan SPSS versi 25 digunakan untuk analisis instrumen seperti uji prasyarat yang digunakan adalah uji normalitas dan homogenitas. Untuk uji hipotesis menggunakan Mann Whitney U, karena data tidak normal. Hasil dari penelitian ini adalah p value < dari 0,00, hal ini menunjukkan bahwa model pembalajaran Experiential learning efektif digunakan pada pembelajaran Bahasa Inggris terkhusus menulis. Dianjurkan bahwa model pembelajaran Experiential learning cocok untuk implementasi di SMK, karena terkait dengan langkah langkah yang sangat menopang pembelajaran.