Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN METODE SETENGAH RATA-RATA DAN METODE KUADRAT TERKECIL UNTUK PREDIKSI PENDAPATAN PADA PEDAGANG UMKM di KABUPATEN DEMAK Irma Latifah; Ade Ima Afifa Himayati; Findasari
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 12: Mei 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i12.10213

Abstract

UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) merupakan jenis usaha yang dapat dimiliki oleh individu, kelompok, atau badan usaha sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh undang-undang, dan sektor ini memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi nasional karena berkontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang positif. Dalam konteks perdagangan, dagang adalah barang yang diperjualbelikan, sedangkan pedagang adalah individu yang menjual barang dagangannya kepada konsumen guna memenuhi kebutuhan konsumen sekaligus memperoleh laba. Penjualan dapat dilakukan secara keliling atau dengan menetap di tempat tertentu seperti pasar. Untuk mendukung perencanaan usaha yang efektif, peramalan menjadi hal penting karena dapat memperkirakan kondisi di masa depan berdasarkan data historis. Dua metode yang umum digunakan dalam peramalan adalah metode trend setengah rata-rata, yang membagi data historis menjadi dua kelompok untuk menentukan fungsi "Ŷ = a + bx", dan metode kuadrat terkecil, yang mengestimasi parameter regresi dengan meminimalkan jumlah kuadrat error pada setiap observasi. Dalam penelitian terkait prediksi pendapatan pedagang Bubur Ayam Lezatos di Kabupaten Demak, kedua metode tersebut terbukti dapat digunakan untuk meramalkan pendapatan di masa mendatang. Namun, berdasarkan hasil analisis, metode kuadrat terkecil menunjukkan akurasi yang lebih tinggi dibandingkan metode setengah rata-rata, dengan nilai RMSE sebesar Rp12.215,79 dan MAPE 0,74%, lebih rendah dibandingkan metode setengah rata-rata yang memiliki RMSE Rp62.409,59 dan MAPE 3,8%, sehingga metode kuadrat terkecil lebih disarankan untuk digunakan dalam peramalan pendapatan.