Abstract. This study examines the communication process between independent photographers and clients during outdoor graduation photography sessions, covering the pre-photo session, photo session, and post-photo session. The study aims to describe the communication process that occurs throughout these stages. A qualitative approach with a constructivist paradigm and a descriptive study design was employed. The research involved one independent photographer, two clients, and one communication scholar. Data were collected through in-depth interviews, non-participant observation, documentation, and source triangulation, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model with Joseph A. DeVito's interpersonal communication theory. The findings indicate that communication develops continuously through discussions of concepts, schedules, locations, and client needs before the session, verbal and nonverbal interactions during the session, and editing information, photo delivery, and client feedback after the session. The five characteristics of interpersonal communication proposed by DeVito openness, empathy, supportiveness, positiveness, and equality were identified throughout the communication process and contributed to a smoother photography service and outcomes that met clients' expectations. Abstrak. Penelitian ini membahas proses komunikasi antara fotografer independen dan klien dalam pemotretan foto wisuda outdoor yang meliputi tahap pra-pemotretan, pelaksanaan pemotretan, dan pasca-pemotretan. Penelitian bertujuan mendeskripsikan proses komunikasi yang berlangsung pada setiap tahapan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan metode studi deskriptif. Informan penelitian terdiri atas seorang fotografer independen, dua orang klien, dan seorang akademisi bidang komunikasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dokumentasi, dan triangulasi sumber, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña dengan teori komunikasi antarpribadi Joseph A. DeVito. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi berlangsung secara berkesinambungan melalui pembahasan konsep, jadwal, lokasi, dan kebutuhan klien pada tahap pra-pemotretan, komunikasi verbal dan nonverbal selama pelaksanaan pemotretan, serta penyampaian informasi penyuntingan, penyerahan hasil foto, dan umpan balik pada tahap pasca-pemotretan. Kelima karakteristik komunikasi antarpribadi DeVito, yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan, tampak pada setiap tahapan komunikasi sehingga mendukung kelancaran proses pemotretan dan tercapainya hasil yang sesuai dengan harapan klien.