Indri Rachmawati
Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Identitas Profesional melalui Presentasi Diri di LinkedIn: Studi Dramaturgi Nayla Rachmayanti; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Public Relations 285-296
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.25197

Abstract

Abstract. LinkedIn has become a professional social networking platform that is increasingly used by university alumni to build a professional image, expand professional networks, and enhance career opportunities. Through LinkedIn, users engage in self-presentation by selectively displaying professional information that reflects the image they intend to convey to professional audiences. This study aims to examine how alumni of the Faculty of Communication Science, Universitas Islam Bandung (UNISBA), class of 2019–2020, perform self-presentation on LinkedIn through front-stage performances, backstage management, and impression management in building a professional image. This research employed a qualitative method using Erving Goffman's dramaturgical approach. Data were collected through in-depth interviews, digital observation, and documentation involving seven key informants and one supporting informant. The findings indicate that alumni build their professional image through profile photos, professional headlines, work experiences, skills, certifications, and professional activities displayed on LinkedIn. Behind these performances, they consciously manage information by selecting relevant content, considering audience expectations, and filtering information that may create negative professional impressions. The integration of front-stage and backstage performances forms an impression management process that contributes to the construction of a professional image. The study concludes that a professional image on LinkedIn is constructed through a conscious process of self-presentation and strategic information management in accordance with professional goals. Abstrak. LinkedIn merupakan media sosial profesional yang semakin banyak dimanfaatkan oleh alumni perguruan tinggi untuk membangun citra profesional, memperluas jaringan, dan meningkatkan peluang karier. Melalui platform ini, pengguna melakukan presentasi diri dengan menampilkan informasi profesional secara selektif guna membentuk citra yang diinginkan di hadapan audiens profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (UNISBA) angkatan 2019–2020 melakukan presentasi diri di LinkedIn melalui pengelolaan panggung depan (front stage), panggung belakang (back stage), serta manajemen kesan (impression management) dalam membangun citra profesional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dramaturgi Erving Goffman. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi digital, dan dokumentasi terhadap tujuh informan utama serta satu informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alumni membangun citra profesional melalui penggunaan foto profil, headline profesional, pengalaman kerja, keterampilan, sertifikasi, dan aktivitas profesional di LinkedIn. Di balik penampilan tersebut, informan secara sadar melakukan seleksi informasi, mempertimbangkan ekspektasi audiens, serta menyaring konten yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif. Pengelolaan panggung depan dan panggung belakang membentuk proses manajemen kesan yang berkontribusi pada pembangunan citra profesional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa citra profesional di LinkedIn dibangun melalui proses presentasi diri dan pengelolaan informasi yang dilakukan secara sadar sesuai dengan tujuan profesional yang ingin dicapai.
Integrasi Media Televisi dan Platform Digital dalam Komunikasi Promosi Program Siaran Intan Adinda Nurhalimah; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Public Relations 537-542
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.26141

Abstract

Abstract. The rapid growth of digital media has transformed audience consumption behavior and intensified competition within the broadcasting industry. Consequently, television networks are required to implement integrated promotional communication strategies to maintain audience attention and enhance program visibility across multiple platforms. This study aims to analyze how Garuda TV's Promotion Division designs, implements, and evaluates promotional communication in introducing television programs. Employing a qualitative case study approach within a constructivist paradigm, data were collected through participant observation, in-depth interviews, documentation, and source triangulation involving promotion and marketing personnel and audiences. The findings indicate that Garuda TV integrates on-air promotion with digital platforms through a systematic workflow consisting of planning, creative content production, cross-platform dissemination, and continuous evaluation. Promotional communication effectiveness depends not only on media utilization but also on message consistency, interdepartmental coordination, and audience-oriented communication practices. This research contributes to the literature on Integrated Marketing Communication (IMC) and media convergence by demonstrating how television broadcasters integrate conventional and digital media within a unified promotional communication framework. The study provides empirical insights into integrated promotional communication practices in broadcasting.   Abstrak. Perkembangan media digital telah mengubah pola konsumsi media audiens dan meningkatkan persaingan dalam industri penyiaran. Kondisi tersebut mendorong stasiun televisi menerapkan strategi komunikasi promosi terintegrasi guna mempertahankan perhatian audiens dan meningkatkan visibilitas program pada berbagai platform media. Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi promosi Divisi Promo Garuda TV dalam mengenalkan program acara melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dalam paradigma konstruktivisme. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan triangulasi sumber yang melibatkan personel Divisi Promo serta audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Garuda TV mengintegrasikan promosi melalui media televisi (on-air) dan platform digital melalui tahapan perencanaan, produksi konten kreatif, distribusi lintas platform, serta evaluasi berkelanjutan. Efektivitas komunikasi promosi tidak hanya ditentukan oleh pemanfaatan media, tetapi juga konsistensi pesan, koordinasi antardivisi, dan orientasi pada kebutuhan audiens. Penelitian ini berkontribusi pada kajian Integrated Marketing Communication (IMC) dan konvergensi media dengan menunjukkan integrasi media konvensional dan digital dalam aktivitas promosi industri penyiaran. Temuan penelitian memberikan pemahaman empiris mengenai praktik komunikasi promosi televisi terintegrasi.