Transformasi digital di tingkat kelurahan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga dengan pemanfaatan aset sosial, ekonomi, dan fisik yang telah tersedia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program smart village di Kelurahan Paringin Kota melalui Family Fun Day (FFD), pendampingan pembuatan dan penggunaan QRIS bagi pelaku UMKM, serta perbaikan fasilitas kelurahan. Metode menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui pemetaan aset, perancangan kegiatan, pelaksanaan program prioritas, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan berupa terlaksananya FFD di Taman Martasura, pendampingan teknis QRIS, serta pembenahan fasilitas fisik kantor kelurahan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tanggapan mitra; karena tidak terdapat pengukuran sebelum-sesudah yang seragam, hasil tidak ditafsirkan sebagai peningkatan partisipasi sosial, daya saing UMKM, atau efektivitas pelayanan secara kuantitatif. Program menunjukkan bahwa pendekatan berbasis aset dapat digunakan untuk menghubungkan kegiatan sosial, ekonomi digital, dan pemeliharaan fasilitas dalam satu rangkaian pengabdian yang memerlukan tindak lanjut dari pemerintah kelurahan dan masyarakat.