Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Teknik Reka Cerita Gambar (RCG) terhadap Keterampilan Menulis peserta didik Sekolah Dasar Omega Megarani; Ros Suryaningsih Ge’e; Fitriani Fitriani; Rahayu Rahayu; Muhammad Al Farisi; Paisal Rahman Hutapea
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 4 No 1 (2023): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v4i1.6269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Reka Cerita Gambar (RCG) terhadap keterampilan menulis peserta didik Sekolah Dasar. Adapun metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan menggunakan perhitungan gain score. Populasi dalam penelitian ini adalah murid kelas 4 SD yang berjumlah 20 orang. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya tingkat keterampilan menulis yang rendah berdasarkan pretest dengan rentang nilai 1-4 dan posttest dengan rentang nilai 7-10. Hal ini menghasilkan keefektivan yang cukup siginifikan dari penggunaan media Reka Cerita Gambar terhadap keterampilan menulis peserta didik yang juga dapat dilihat dari perhitungan gain score yaitu 0,8 mengandung arti kriteria keefektivan yang tinggi.
INTERAKSI SOSIAL WARGA DALAM MEWUJUDKAN GENERASI MILENIAL GOODCITIZENSHIP DI DESA BANDAR SETIA Toni Nasution; Ayu Fitria Siregar; Salsabila Putri Wibowo; Shadrina Azzahra Lubis; Nur Hafni Bahri Siambotan; Nurintan Maghfirah; Muhammad Al farisi; Nur Mahda; Putri Aulia Sitorus; Arbiata; Desi Asnawati Pohan
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v1i2.51

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis partisipasi masyarakat lokal dalam mewujudkan Goodcitizenship di Desa Bandar Setia di Kecamatan Sei Percut, Kabupaten Deli Serdang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bentuk Interaksi social generasi milenial dalam mewujudkan Goodcitizenship di Desa Bandar Setia adalah interaksi social integrasi. Terjalin persatuan dan kekompakan satu sama lain diimplementasikan dalam bentuk kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan setiap minggunya, serta saling membantu apabila ada warga mengadakan pesta pernikahan maupun ditimpa kemalangan. Selanjutnya, adanya pengajian jumat rutin yang dilaksanakan oleh perkumpulan perwiritan Pemuda Pemudi Desa Bandar Setia.
Implementasi Smart Village melalui Family Fun Day, QRIS, dan Perbaikan Fasilitas di Kelurahan Paringin Kota Mahendra Adi Kusuma; gladis corinna marsha; Alfina Damayanty; Aprilianti Mayang Efendi; Muhammad Al Farisi; Gustina Nur Hasanah; Auliah Ramadhani; Mahpuza; Muhammad Ridho Alfajar; Nadifa Aulia Agustina; RA Yuniar Henny Windaryanti
Borneo Community Development Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i2.1658

Abstract

Transformasi digital di tingkat kelurahan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga dengan pemanfaatan aset sosial, ekonomi, dan fisik yang telah tersedia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program smart village di Kelurahan Paringin Kota melalui Family Fun Day (FFD), pendampingan pembuatan dan penggunaan QRIS bagi pelaku UMKM, serta perbaikan fasilitas kelurahan. Metode menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui pemetaan aset, perancangan kegiatan, pelaksanaan program prioritas, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan berupa terlaksananya FFD di Taman Martasura, pendampingan teknis QRIS, serta pembenahan fasilitas fisik kantor kelurahan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tanggapan mitra; karena tidak terdapat pengukuran sebelum-sesudah yang seragam, hasil tidak ditafsirkan sebagai peningkatan partisipasi sosial, daya saing UMKM, atau efektivitas pelayanan secara kuantitatif. Program menunjukkan bahwa pendekatan berbasis aset dapat digunakan untuk menghubungkan kegiatan sosial, ekonomi digital, dan pemeliharaan fasilitas dalam satu rangkaian pengabdian yang memerlukan tindak lanjut dari pemerintah kelurahan dan masyarakat.