Muthia Rahman
Perbankan Syariah, STES Manna Wa Salwa Tanah Datar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

From Classroom to Clinic: A Case Study of ESP-Based Clinical Communication Readiness among Midwifery Students at Poltekkes Kemenkes Padang in the Post-Pandemic and Global Health Era Muthia Rahman; Afdaleni Afdaleni; Reni Febrina; Yulia Laila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42190

Abstract

Di era kesehatan global, kompetensi komunikatif bahasa Inggris telah beralih dari keterampilan tambahan menjadi kebutuhan klinis yang penting bagi bidan. Studi kasus ini menyelidiki kesiapan komunikasi klinis berbasis ESP pada 25 mahasiswa kebidanan tahun terakhir di Poltekkes Kemenkes Padang, dengan fokus pada guncangan transisi dari pembelajaran pandemi berbasis layar ke praktik klinis fisik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur, simulasi klinis, dan analisis tematik, penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan teknis-pragmatis yang signifikan. Temuan ini mengungkapkan bahwa meskipun siswa menunjukkan penguasaan yang tinggi dalam terminologi teknis medis (tingkat keberhasilan 92%), kemampuan mereka untuk memberikan perawatan fungsional dan empati dalam bahasa Inggris masih sangat rendah (24–38%). Kekhawatiran komunikasi yang tinggi dan warisan pembelajaran digital diidentifikasi sebagai hambatan utama, yang menciptakan kondisi siap secara struktural namun rapuh secara fungsional. Studi ini menyimpulkan bahwa pedagogi ESP yang ada di politeknik kesehatan Indonesia saat ini memerlukan perubahan mendesak menuju ESP Berbasis Simulasi (SBE) untuk menjembatani kesenjangan antara teori kelas dan tuntutan antar budaya yang spontan dalam lingkungan klinis internasional. Wawasan ini memberikan cetak biru strategis untuk reformasi kurikulum guna memastikan keselamatan ibu dan daya saing profesional di pasar layanan kesehatan global.