Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya pelanggaran kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak, seperti keterlambatan hadir, kurang memperhatikan penjelasan guru, berbicara saat pembelajaran berlangsung, dan terlambat mengumpulkan tugas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode sanksi oleh guru dalam menegakkan kedisiplinan siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak di MA Nahdlatul Ulama 2 Serangan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas guru Akidah Akhlak, guru Bimbingan dan Konseling, serta siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak tergolong cukup baik meskipun masih ditemukan beberapa pelanggaran. Implementasi metode sanksi dilakukan secara bertahap dan edukatif melalui teguran, nasihat, pemberian tugas tambahan, serta pembinaan individual. Guru berperan penting sebagai teladan, pembimbing, dan pengawas dalam menegakkan kedisiplinan siswa. Faktor pendukung meliputi kerja sama antarguru, tata tertib sekolah, keteladanan guru, dan dukungan orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya kesadaran siswa, pengaruh teman sebaya, penggunaan teknologi secara berlebihan, serta kurangnya pengawasan keluarga.