Transformasi digital telah membawa perubahan mendasar dalam pengelolaan lembaga pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Perkembangan Society 5.0 menuntut lembaga pendidikan Islam untuk mampu memanfaatkan teknologi digital secara strategis tanpa kehilangan orientasi nilai dan identitas keislaman. Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi digital dalam manajemen pendidikan Islam sebagai strategi penguatan mutu dan daya saing lembaga pendidikan di era Society 5.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research. Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah yang relevan mengenai transformasi digital, manajemen pendidikan Islam, Society 5.0, kepemimpinan digital, mutu pendidikan, dan daya saing lembaga. Analisis data dilakukan melalui analisis isi dengan tahapan identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis terhadap berbagai sumber yang dikaji. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital tidak sekadar berupa digitalisasi administrasi, tetapi merupakan perubahan sistemik yang mencakup perencanaan berbasis data, kepemimpinan digital, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, sistem informasi manajemen, digitalisasi penjaminan mutu, inovasi pembelajaran, serta penguatan layanan dan komunikasi kelembagaan. Transformasi tersebut dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, kualitas layanan, dan kemampuan lembaga dalam merespons kebutuhan masyarakat. Pada saat yang sama, pemanfaatan teknologi menjadi instrumen strategis untuk memperkuat daya saing melalui inovasi, pengembangan reputasi, pengambilan keputusan berbasis data, dan peningkatan profesionalisme sumber daya manusia. Keberhasilan transformasi digital sangat ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, kompetensi SDM, kepemimpinan, budaya organisasi, keamanan data, dan tata kelola teknologi. Dalam perspektif Islam, seluruh proses tersebut perlu berlandaskan nilai amanah, keadilan, ihsan, tanggung jawab, dan maslahah. Dengan demikian, transformasi digital dapat menjadi strategi efektif untuk membangun lembaga pendidikan Islam yang adaptif, inovatif, bermutu, humanis, dan berdaya saing di era Society 5.0.