Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi pelaksanaan ekstrakurikuler Tari Pasambahan di SMP Negeri 3 Lubuk Alung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu orang pembina ekstrakurikuler Tari Pasambahan dan tujuh orang peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pelaksanaan ekstrakurikuler Tari Pasambahan dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada kegiatan awal, guru mempersiapkan peserta didik melalui kegiatan berdoa, absensi, pemberian motivasi, penyampaian tujuan pembelajaran, pembentukan formasi, dan pemanasan sehingga peserta didik lebih siap mengikuti latihan. Pada kegiatan inti, guru menerapkan metode demonstrasi, latihan berulang (drill), tutor sebaya, penggunaan iringan musik, serta evaluasi secara bertahap. Penerapan strategi tersebut mampu meningkatkan penguasaan gerak, kekompakan formasi, kedisiplinan, partisipasi, dan kepercayaan diri peserta didik dari setiap pertemuan. Pada kegiatan penutup, guru melaksanakan evaluasi, refleksi, pemberian umpan balik, serta motivasi kepada peserta didik sehingga mereka mengetahui kelebihan dan kekurangan yang perlu diperbaiki. Hasil evaluasi pada pertemuan terakhir menunjukkan bahwa peserta didik yang hadir mampu menampilkan Tari Pasambahan secara utuh dengan gerakan yang lebih kompak, sesuai tempo musik, lebih percaya diri, dan lebih baik dibandingkan pertemuan awal. Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Tari Pasambahan di SMP Negeri 3 Lubuk Alung telah terlaksana secara optimal melalui strategi pembelajaran yang sistematis dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kemampuan menari peserta didik sekaligus mendukung pelestarian budaya Minangkabau.