ABSTRACT This study was motivated by the low numeracy skills of students with mild intellectual disabilities, who require concrete and engaging instructional media to support effective learning. The study aimed to determine the effect of card media on the numeracy skills of first-grade students with mild intellectual disabilities at SDLB Bakti Siwi Sleman. A quantitative approach was employed using a one-group pre-test–post-test design. The research was conducted at SDLB Bakti Siwi Sleman during the 2025/2026 academic year from April to July 2026, involving all first-grade students with mild intellectual disabilities as the research subjects. Data were collected through numeracy tests, observations, interviews, and documentation. The collected data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test to examine differences in students' numeracy skills before and after the intervention. The results showed an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.005 (<0.05), indicating a statistically significant difference between the pre-test and post-test scores. These findings demonstrate that the use of card media effectively improved students' numeracy skills after the learning intervention. Therefore, card media has a positive effect on improving the numeracy skills of first-grade students with mild intellectual disabilities at SDLB Bakti Siwi Sleman and can serve as an effective instructional medium to support mathematics learning in special education. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berhitung pada anak tunagrahita ringan yang memerlukan media pembelajaran konkret dan menarik agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media kartu terhadap kemampuan berhitung anak tunagrahita ringan kelas I di SDLB Bakti Siwi Sleman. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pre-test–post-test. Penelitian dilaksanakan di SDLB Bakti Siwi Sleman pada tahun pelajaran 2025/2026 selama April–Juli 2026 dengan subjek penelitian seluruh siswa tunagrahita ringan kelas I. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berhitung, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan kemampuan berhitung sebelum dan sesudah pemberian perlakuan. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,005 (<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa penggunaan media kartu mampu meningkatkan kemampuan berhitung siswa setelah mengikuti pembelajaran menggunakan media tersebut. Dengan demikian, media kartu terbukti memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan berhitung anak tunagrahita ringan kelas I di SDLB Bakti Siwi Sleman serta dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif dalam mendukung pembelajaran matematika pada pendidikan khusus.