Soca Anggairi
Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Kotabumi Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Minat Belajar Santri melalui Program Literasi Al-Qur’an dan Doa- Doa Harian di TPA Mathlabul Athfal Desa Bukit Rejo Tri Alfa Alfiana; Soca Anggairi; Dwi Retno Wati
Jurnal Abdimas Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): JANU Edisi Juli
Publisher : PT Ruang Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70294/fan4hj69

Abstract

Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) memiliki posisi penting dalam menanamkan nilai religiusitas pada generasi muda muslim. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada proses pembelajaran melalui penerapan program literasi Al-Qur’an dan pembiasaan doa-doa harian di TPA Mathlabul Athfal, Desa Bukit Rejo, dengan tujuan untuk meningkatkan minat belajar santri, meningkatkan kemampuan membaca al-Qur'an, membiasakan praktik doa harian dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat karakter religius santri, menggunakan metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahap: (1) survei kebutuhan dan koordinasi dengan stakeholder TPA, (2) pelatihan pengajar dengan metode Iqro Plus dan pembelajaran interaktif, (3) implementasi program literasi al-Qur'an berkelompok dan rutinitas doa harian dengan sistem penghargaan, serta (4) monitoring dan evaluasi berkala terhadap kemampuan santri. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter religius generasi muda Muslim. Dengan demikian, program literasi Al-Qur’an dan doa-doa harian dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan mutu pendidikan keagamaan di komunitas lokal, Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan minat belajar santri, penguatan pemahaman terhadap nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, serta terbentuknya rutinitas religius melalui pembacaan doa-doa harian. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa seluruh tujuan program telah tercapai dengan baik, meliputi peningkatan minat belajar santri sebesar 85%, peningkatan kemampuan membaca al-Qur'an, keberhasilan pembiasaan doa harian, dan penguatan karakter religius yang terbukti dari antusiasme santri dalam mengikuti pembelajaran serta konsistensi dalam menjalankan rutinitas keagamaan sehari-hari.