Wawan Muhammad Azlan
Universitas Hamzanwadi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesenjangan antara Perencanaan dan Pengambilan Keputusan Karier Siswa SMK Baiq Farichul Jannah; Muhammad Nur Wangid; Wawan Muhammad Azlan; Afanin Halqim
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/r7f92x62

Abstract

Pengambilan keputusan karier merupakan aspek penting bagi kesiapan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan. Penelitian ini mendeskripsikan pengambilan keputusan karier siswa SMK serta mengidentifikasi tingkat efikasi diri, kecerdasan emosional, dan dukungan keluarga yang menyertainya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif pada 310 siswa SMK kelas X, XI, dan XII yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert empat poin yang mencakup pengambilan keputusan karier, efikasi diri, kecerdasan emosional, dan dukungan keluarga, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan frekuensi dan persentase. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memiliki rencana setelah lulus, dengan 41,6% berencana langsung bekerja dan 26,5% berencana bekerja sambil melanjutkan pendidikan; 87,1% siswa merasa yakin atau sangat yakin terhadap rencana kariernya. Namun, kesenjangan tetap terjadi antara memiliki rencana karier dan kesiapan mengambil keputusan secara konkret, karena 54,2% siswa melaporkan kesulitan menentukan pilihan karier, dengan kurangnya keyakinan terhadap kemampuan diri sebagai hambatan paling banyak dilaporkan (32,6%). Dukungan keluarga secara umum positif, dengan sekitar 87–91% siswa melaporkan memperoleh dukungan emosional, dorongan, dan informasi karier dari keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun siswa SMK umumnya telah memiliki arah karier, sebagian masih kesulitan menerjemahkan rencana menjadi keputusan yang konkret. Layanan Bimbingan dan Konseling perlu memperkuat tidak hanya informasi karier, tetapi juga efikasi diri, regulasi emosi, eksplorasi, dan keterampilan pengambilan keputusan.
Pengaruh Latihan Ball Handling terhadap Peningkatan Keterampilan Dribbling Siswa dalam Pembelajaran Ekstrakurikuler Wawan Muhammad Azlan; Muhammad Husni Tamim; Prietia Eko Wardoyo
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/tas21d92

Abstract

Dribbling ability is one of the key fundamental technical skills in basketball as it underpins ball control and player movement during a match. Within the SMK Negeri 3 Selong basketball team, players’ dribbling abilities are not yet consistent, so more specific training is required to improve ball control. This study aims to analyse the effect of ball-handling training on dribbling skills in the SMK Negeri 3 Selong basketball team. The study employed a quantitative approach using an experimental method and a pre-experimental design in the form of a One-Group Pre-test-Post-test Design. The research subjects consisted of 15 students who were members of the SMK Negeri 3 Selong basketball extracurricular team. Dribbling ability was measured before and after the ball-handling training programme, and the data were analysed using a Paired Sample T-Test with the aid of SPSS version 25. The results showed an improvement in dribbling ability, with the mean score rising from 63.73 in the pre-test to 86.06 in the post-test. The results of the Paired-Sample t-test showed a significance value of 0.000 (0.05), indicating a difference in dribbling ability before and after the ball-handling training programme. These findings suggest that ball-handling training can serve as a relevant form of technical training to support the improvement of dribbling ability among school-level basketball players.