ABSTRAK Persiapan kehamilan merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta mencegah terjadinya komplikasi selama masa kehamilan, salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesiapan calon pengantin adalah melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara paparan KIE kesehatan reproduksi dengan pengetahuan dan sikap tentang persiapan kehamilan pada calon pengantin di wilayah kerja Puskesmas Bakunase Kota Kupang. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah calon pengantin yang mengikuti program KIE, dengan sampel sebanyak 31 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner melalui wawancara dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki paparan KIE yang rendah-sedang (61,3%). Tingkat pengetahuan responden sebagian besar berada pada kategori baik (48,4%) dan cukup (41,9%). Seluruh responden menunjukkan sikap positif terhadap persiapan kehamilan (100%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara paparan KIE dengan pengetahuan (p-value = 1,000). Analisis hubungan dengan sikap tidak dapat dilakukan karena data bersifat konstan. Disimpulkan bahwa paparan KIE tidak berhubungan signifikan dengan pengetahuan calon pengantin. Oleh karena itu, diperlukan strategi edukasi yang lebih iatif dan berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dalam persiapan kehamilan yang sehat. ABSTRACT Pregnancy preparation is an important effort to improve maternal and infant health and prevent complications during pregnancy. One strategy that can be implemented to improve the readiness of prospective brides and grooms is through reproductive health Communication, Information, and Education (IEC). This study aims to analyze the relationship between exposure to reproductive health IEC and knowledge and attitudes about pregnancy preparation among prospective brides and grooms in the Bakunase Community Health Center, Kupang City. Quantitative analytical observational study was used in this research with a cross-sectional approach. The study population was prospective brides and grooms who participated in the IEC program, with a sample of 31 respondents selected through total sampling technique. Data were collected using questionnaires through interviews and analyzed univariately and bivariately using Fisher's Exact test with a significance level of 0.05. The results showed that most respondents had low-moderate IEC exposure (61.3%). Most respondents had good (48.4%) and sufficient (41.9%) knowledge levels. All respondents showed a positive attitude towards pregnancy preparation (100%). The bivariate analysis showed no significant relationship between IEC exposure and knowledge (p-value = 1.000). Analysis of the relationship with attitudes could not be conducted due to constant data. It was concluded that IEC exposure was not significantly associated with prospective brides' knowledge. Therefore, more innovative and sustainable educational strategies are needed to improve understanding of healthy pregnancy preparation.