Mey Diana Safitri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keterkaitan Penggunaan Lahan terhadap Kinerja Lalu Lintas dan Efisiensi Spasial Jalan Seturan Raya Mey Diana Safitri; Basuki, Imam
Bulletin of Civil Engineering Vol. 6 No. 2 (2026): Agustus (Progress)
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v6i2.33040

Abstract

Koridor Jalan Seturan Raya memiliki karakteristik penggunaan lahan yang beragam, meliputi hunian, perdagangan dan jasa, perkantoran, serta pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik dan proporsi penggunaan lahan, menentukan kinerja lalu lintas, menganalisis keterkaitan penggunaan lahan dengan volume lalu lintas dan derajat kejenuhan, menganalisis efisiensi relatif segmen, serta merumuskan rekomendasi pengelolaan penggunaan lahan dan lalu lintas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode statistik nonparametrik pada 17 segmen. Analisis dilakukan menggunakan korelasi Spearman Rank, Shannon Entropy Index, Data Envelopment Analysis (DEA), dan analisis slack. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koridor Jalan Seturan Raya memiliki karakteristik mixed use dengan komposisi penggunaan lahan yang berbeda antarsegmen. Proporsi hunian terbesar terdapat pada Segmen 16 sebesar 18,27%, perdagangan dan jasa pada Segmen 6 sebesar 13,85%, sedangkan perkantoran dan pendidikan paling terkonsentrasi pada Segmen 2, masing-masing sebesar 46,19% dan 53,06%. Volume lalu lintas berada pada rentang 1.921–2.285 smp/jam, dengan derajat kejenuhan 0,52–0,90. Sebanyak 13 segmen memiliki tingkat pelayanan D dan 4 segmen C. Hunian dan perdagangan jasa memiliki hubungan positif dan signifikan dengan volume lalu lintas. Heterogenitas penggunaan lahan tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan volume maupun derajat kejenuhan. Hasil DEA menunjukkan lima segmen efisien, yaitu Segmen 7, 8, 11, 14, dan 15. Hasil tersebut menjadi dasar rekomendasi pengelolaan pada setiap segmen.