Elly Wulandari
Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Digitalisasi UMKM melalui Edukasi dan Pendampingan Pembuatan QRIS dan Geotagging Google Maps dalam Pengabdian KKN Tematik Kelompok 275 Desa Karangtalun Anny Mumtaazah; Poppy Rolanda; Mutia Risma Ma'rufi; Siti Nur Hanifah; Fauzan Ainunnajib Mulyana; Muhammad Ilham Fadhilah; Muhammad Budi Santoso; Imam Mahmudi; Aisyah Qurrata A`yun; Yusika Misel Pramunika; Viola Zharifah Putri; Elly Wulandari; Qoriyah Azizzah Rahmawati
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/takq8p32

Abstract

Digitalisasi menjadi salah satu kebutuhan bagi UMKM dalam menghadapi perubahan pola pemasaran, transaksi, dan interaksi dengan konsumen. Namun, sebagian pelaku UMKM di wilayah perdesaan masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi awal UMKM, mendeskripsikan pelaksanaan program penguatan digitalisasi, serta menggambarkan partisipasi pelaku usaha pada setiap tahapan kegiatan di Desa Karangtalun. Kegiatan dilaksanakan oleh Kelompok KKN 275 dengan mengadaptasi pendekatan Participatory Action Research melalui tahapan identifikasi, perencanaan, tindakan, dan refleksi. Program meliputi pemetaan UMKM, workshop digitalisasi, pendampingan QRIS dan Google Maps, serta EXPO UMKM. Hasil pemetaan mengidentifikasi 18 UMKM dengan mayoritas bergerak pada sektor makanan dan minuman. Workshop diikuti oleh 9 pelaku UMKM, sedangkan pendampingan menghasilkan 5 QRIS dan 3 titik lokasi Google Maps. Sebanyak 6 UMKM berpartisipasi dalam EXPO UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program telah memberikan akses pengetahuan, pengalaman praktik, dan fasilitas digital dasar bagi sebagian pelaku UMKM. Namun, tingkat partisipasi belum merata dan keberlanjutan penggunaan teknologi belum dapat dipastikan karena belum dilakukan pemantauan jangka panjang.