Aura Permata Putri
UIN Raden Intan Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Literasi Masyarakat Melalui Program Pojok Baca Di Lingkungan Rt 02 Kelurahan Kuripan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung Athiyah Asya Afwanti Afwanti; Aura Permata Putri; Erfrian Aditya; Tri Ajie Kurniawan; Siti Maimunah; Taufik Hidayat; Yuniardhana Yuniardhana; Fitri Windari
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/1y5v6v41

Abstract

Literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendukung terbentuknya budaya belajar di lingkungan masyarakat. Namun, keterbatasan fasilitas dan bahan bacaan yang mudah diakses dapat menjadi salah satu kendala dalam membangun kebiasaan membaca, khususnya bagi anak-anak usia sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemberdayaan literasi masyarakat melalui Program Pojok Baca di lingkungan RT 02 Kelurahan Kuripan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan empat tahapan, yaitu observasi, sosialisasi, pelatihan dan praktik, serta evaluasi. Data kegiatan diperoleh melalui observasi, wawancara sederhana, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan Pojok Baca memberikan akses yang lebih mudah terhadap bahan bacaan dan menciptakan ruang belajar yang dekat dengan masyarakat. Anak-anak menunjukkan ketertarikan dalam memilih dan membaca buku, terutama melalui kegiatan membaca mandiri, membaca bersama, pendampingan, dan diskusi sederhana. Selain itu, masyarakat turut memberikan dukungan dalam pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas. Program Pojok Baca dapat menjadi salah satu strategi sederhana dalam pemberdayaan literasi masyarakat. Keberlanjutan program memerlukan partisipasi masyarakat, pengelolaan fasilitas secara bersama, penambahan koleksi buku, dan pelaksanaan kegiatan membaca secara rutin.